Balita Anda Jagoan Membaca by Timothy Wibowo (School Councellor)

Setiap anak adalah anak genius, itu adalah hukum yang tidak bisa terelakan di alam semesta ini, setiap anak lahir dengan otak yang memiliki sel aktif sebanyak 100 milyar dan 900 milyar sel pendukung aktif. Lebih banyak dari mahluk manapun di bumi ini. Bahkan menurut penelitian di amerika pada tahun 2005 bulan November, ditemukan bahwa otak kita (manusia) akan habis / penuh jika kita mempelajari hal baru tiap detik selama 30 juta tahun , ya saya tidak salah tulis 30 juta tahun, maka otak kita baru penuh.

Pertumbuhan otak manusia terbagi menjadi 4 tahap, usia 3, 6, 12 & 18 tahun. Saya tidak menjelaskan secara rinci (karena penjelasannya terlalu banyak), saya hanya akan menjelaskan beberapa point penting dalam masa pertumbuhan otak ini.

Pada Usia 0 – 3 Tahun
Pada usia ini kondidi fisik otak anak akan berkembang dari 25 % kondisi sempurna menuju ke 50 % kondisi Sempurna, dapat dikatakan disinilah peningkatan pertumbuhan otak sebesar 100%….WOW.
Kemudian secara bertahap akan berkembang dengan waktu yang lamaaaaaa…. dan akhirnya sempurna pada usia 18 tahun ( 100%), maksudnya pada usia 12 tahun sudah terbentuk sampai 80 %, rentang 6 tahun baru terbentuk sisanya 20% (tidak sebanding dengan usia 0-3 tahun)

Dari penjelasan diatas dapat ditemukan korelasi, bahwa semakin dini usia anak maka kemampuan menerima informasi semakin baik, semakin kita sering memberinya stimulasi dan nutrisi yang memadai maka anak tersebut akan tumbuh dengan sangat menakjubkan. Sekarang sudah banyak anak yang berusia sekitar 33 bulan dapat membaca secara lancar (saya lihat sendiri), bagaimana cara menstimulasinya???? (mohon maaf kalo sedikit promosi), anda dapat melatihnya dengan membeli kartu Flash, (dijual diberbagai toko buku), kartu tersebut berisi kata2 umum (kereta, sisir, air, roti,…). setiap hari anak perlu di stimulasi, 5 kartu (hanya beberapa detik, tiap kata hanya 1 detik) selam 3 kali. Kata 2 stimulasi yang saya maksudkan disini adalah tidak memaksakan anak, lihat dulu kondisi anak jika anak lagi senang kita bisa menstimulasinya dengan maksud memberikan makna pada anak bahwa nantinya jika anak tersebut dewasa proses belajar adalah kegiatan yang menyenangkan.

Leave a Reply